Translate

Monday, January 2, 2017

Tips Hunting Foto Bersama Keluarga

Asiknya hunting foto sembari wisata bersama keluarga 

Dalam pandangan fotografi secara umum bahwa kegiatan pemotretan secara individual, bersama-sama atau kelompok biasanya disebut dengan istilah hunting foto atau berburu foto, dengan terlebih dahulu mempersiapkan dan menentukan daerah objek wisata foto yang akan dikunjungi dan alat transportasi yang akan digunakan. 

Ketika melakukan hunting foto berkelompok, kita tidak perlu bersusah payah mengatur jadwal, obyek, lokasi, model dan lain lain. Bisa diserahkan kepada panitia. Dan kita tinggal daftar, siapkan perlatan, datang, dan action. 
Bermain Kapal
Berlibur di Pantai Kukup - Gunung Kidul - DIY

TETAPI 


Dalam hal ini saya mencoba membahas hunting foto individual / keluarga yang juga sebagai sarana wisata bersama keluarga. Disini akan terasa lebih menarik dan berkesan jika kita bias mengabadikan momen wisata keluarga dan dibarengi dengan hasil foto yang memuaskan, baik dari segi hasil, estetika, dan kaidah fotografi. (karena kita juga sebaiknya tidak egois hunting sendiri dan meninggalkan keluarga di rumah) 
Karena sebuah karya foto yang menarik adalah suatu karya yang memiliki nilai estetis, komunikatif dan psikologis. 
Dalam pandangan fotografi, pengertian perjalanan berarti mengunjungi suatu tempat tertentu dengan melakukan serangkaian pemotretan. Upaya ini dianggap berhasil, karena setelah melakukan perjalanan membawa hasil yaitu hasil pemotretan. Dengan demikian dapat menambah wawasan mengenai berbagai tempat objek wisata. 
Ada beberapa contoh objek wisata fotografi yang bisa dijadikan sebagai ajang pemotretan bagi para pemburu foto diantaranya adalah suatu tempat yang menarik dan indah seperti Pegunungan, pantai atau bangunan yang memiliki nilai sejarah seperti bangunan Candi, Kraton, Benteng, Bahkan destinasi desa wisata atau juga budaya serta kegiatan budaya suatu Daerah. 

Hunting Foto HI juga bisa sekalian mengajak keluarga (tidak perlu jalan sendiri) bahkan Keluarga dilibatkan akan memberikan nuansa yang beda dan kadang bisa menampilkan sisi humanisnya. 
Misalnya : 
Wisata ke Desa Kasongan Jogjakarta, selain kita dan keluarga bias belanja kerajinan, kita juga bisa melihat dan mempelajari proses pengerjaan pembuatan gerabah sambil hunting foto HI. Bahkan keluarga kita sebagai model juga dimungkinkan asal tidak mengganggu para pekerja. 

Melakukan hunting foto landscape sunset, dll di pantai juga sangat dimungkinkan dengan mengajak keluarga. (akan lebih bagus jika kita menginap di lokasi ) disana kita bisa mengabadikan kegiatan wisata keluarga dan juga menyalurkan hoby foto. Akan banyak hal yang bisa di abadikan. 

Hal hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan wisata dengan keluarga dan sekaligus bisa menyalurkan hoby/pekerjaan fotografi

1. Tujuan wisata/Lokasi 
2. Waktu durasi melakukan perjalanan wisata 
3. Perencanaan 
4. Transportasi 
5. Peralatan (baik alat photografi maupun alat keperluan wisata keluarga)

Menangkap Momen anak bermain di pasir pantai
Berlibur di pantai Kwaru Baru Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta


Ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita hendak membuat foto perjalanan (traveling photography) yaitu:


  1. Ambil foto dalam segala cuaca Terkadang cuaca tidak dapat diprediksi, maka dari itu jika cuaca sedang tidak bersahabat (mendung) kita harus mengambil detail yang lain yang ada di lingkungan tersebut. Jika tetap ingin memotret lanskap dengan latar cuaca yang mendung bisa menggunakan sentuhan digital bila ingin mengangkat detail pada awan. 
  2. Framing Framing dapat digunakan untuk mempertegas objek yang akan kita foto. Misalnya ranting, bentuk kubah museum atau jendela bisa juga dimasukan dalam teknik framing. 
  3. Detail Ketika sedang melalukan traveling kita dapat menjumpai detail-detail kecil yang unik yang mungkin luput dari pandangan banyak orang. Misalnya memfoto bangunan atau rambu-rambu lalulintas yang telah termakan usia. 
  4. Komposisi Ambil objek sesuai dengan keinginan kita. Bisa potrait atau landscape tergantung selera. Tidak ada salahnya mengambil gambar dengan format tersebut. Selanjutnya kita bisa mempelajari format mana yang lebih baik digunakan. 
  5. Foto panorama Mengabadikan keindahan alam kurang rasanya jika tidak menggunakan teknik panorama. Teknik ini dapat mempertegas akan keindahan alam. 
  6. Foto tulisan atau papan informasi Foto ini sangat berguna untuk informasi perjalanan selanjutnya. Contohnya penunjuk jalan yang bisa menunjukan ciri khas dari daerah tersebut. 
  7. Abadikan produk lokal Potretlah sesuatu yang mengandung ciri khas suatu daerah,bisa makanan ataupun alat transportasi daerah tersebut. 
  8. Set kamera dalam posisi siaga Ketika sedang traveling kita mungkin saja menjumpai hal-hal yang tak terduga. Kita harus mengantisipasi hal tersebut agar momen tidak hilang begitu saja sehingga dapat membuat foto dengan maksimal.
                                                               semoga bermanfaat
*Bersambung



-->
                                                             

Thursday, October 20, 2016

Photography.

Minimalis Photography.

-->

Minimalis menjelaskan gerakan dalam berbagai bentuk seni dan desain, terutama seni rupa dan musik, di mana pekerjaan diatur untuk mengekspos esensi, penting atau identitas dari subjek dengan menghilangkan segala bentuk non-esensial, fitur atau konsep.
https://en.wikipedia.org/wiki/Minimalism_(visual_arts)

Fotografi abstrak, kadang-kadang disebut non-objektif, eksperimental, konseptual atau fotografi beton, merupakan sarana yang menggambarkan citra visual yang tidak memiliki hubungan langsung dengan dunia objek dan yang telah dibuat melalui penggunaan peralatan fotografi, proses atau bahan . Sebuah foto abstrak dapat mengisolasi fragmen dari pemandangan alam untuk menghilangkan konteks yang melekat dari penampil, mungkin sengaja dipentaskan untuk menciptakan penampilan yang tampaknya nyata dari benda-benda nyata, atau mungkin melibatkan penggunaan warna, cahaya, bayangan, tekstur, bentuk dan / atau bentuk untuk menyampaikan perasaan, sensasi atau kesan. Gambar dapat diproduksi menggunakan peralatan fotografi tradisional seperti kamera, kamar gelap atau komputer, atau mungkin dibuat tanpa menggunakan kamera dengan film yang langsung memanipulasi, kertas atau media fotografi lainnya, termasuk presentasi digital




There was an error in this gadget

Entri Populer

Digital clock